Harus saya akui betapa beruntungnya saya memiliki om dan tante yang suka membaca. Sewaktu kecil aku bisa betah mengobrak-abrik lemari kayu yang besar dan hitam di mbah uti. Isinya dari majalah Gadis tempo doeloe, Horizon, buku-buku novel, puisi, macem-macem deh. Padahal baunya aduh aneh gitu deh kertas-kertas tua, ummm entah kemana ya lemari dan isinya […]
Tags: book, YB Mangunwijaya
Posted in book, ordinary day | 2 Comments »











