Yup, saya baik-baik saya. Syukur alhamdulillah. Maaf nggak bisa reply setiap pesan dan juga email yang masuk. Orang-orang yang saya kenal, keluarga, teman-teman, relasi, so far nggak ada yang terluka, eh ada satu si Ucok, dia harus menerima 30 jahitan di kepala setelah pintu garasi tanpa ampun jatuh menimpanya. But he’ll be fine, ya kan Cok?
Beberapa teman dan keluarga pada hari H itu, tanggal 27 Mei, berusaha menghubungi lewat HP, which is sooo damn difficult. Tetapi ketika tengah hari banyak sms yang mulai berdatangan, menanyakan keadaan dan menawarkan bantuan. And I wanna thank you guys. For the love and support.
Menjadi saksi kebesaran Tuhan seperti itu, harus diakui adalah pengalaman yang menakjubkan sekaligus menakutkan. Dear God if you want to scared me, yes it works, a thousand times. Can you believe the not more than 5 minutes earthquake, really could take everything. That was the longest day of my life, feel like weeks, sooo damn tired, unsleep, and so alert.
Anyway that was yesterday.
Hari ini, dan kemarin, suasana jauh lebih tenang. Dan sepertinya tidak ada waktu untuk memikirkan diri sendiri ketika melihat kenyataan yang dialami saudara yang lain, ada yang lebih parah. Hehe jadi malu sendiri karena rasanya terlalu cengeng kemarin, I’ve realize how lucky I am.
Mas Aan (hihi living with the family this last three days, jadi kebiasaan manggil begini), dia dipercaya untuk menyalurkan dana bantuan dari Tunas Cendekia. Jadi mungkin bisa aja yang mau ikutan bantuin gabung aja sama kita, atau mau sumbang juga boleh lewat rekening Tunas Cendekia. We gonna try hard for this. We’ve made an information site, Help.Aboutindo.
My lil sister juga gabung sama JOGJA ArchQuick RESPONSE, yang terbentuk dari komunitas Arsitektur Jogja, yang rencananya mau membuat design untuk temporary shelter. Hari ini mereka survey ke Imogiri untuk melihat site-nya.
And I believe there’s more and more hands helping out there. Komunitas blog di Indonesia pun juga sedang berusaha mengulurkan tangan. Ada Aksi Blogger Indonesia Untuk Jogja, dan juga Blogfam, and I know there’s more and more. Hopefully nggak ada pemasangan bendera-bendera tertentu ya? Bersatu aja lebih indah.












terima kasih lala sudah bantu juga
lala, alhamdulillah kalo baik2 aja…mudah2an yogya bisa cepat pulih lagi ya…
syukurlah kak lala selamat. aku pertama dengar jogja gempa langsung inget kawan2ku yg kuliah di ugm dan juga kak lala. ucap syukur ya…
Alhamdulillah klo mbak La n mas Thomas gpp.. khawatir juga karna mbak La gak balas sms, tapi gpp. Aku tenang mbak La gpp.. Yahh yang penting tabah dan selalu inget ama yang di Atas yah mbak
kemarin coba buka blog ini kok mati…

tapi ternyata orangnya gpp
salam juga buat mas AAN
Dear Lala,
Alhamdulillah…..
Lega sekali ketika halaman blog Lala terbuka dan ada berita tentang kalian berdua. Sekali lagi… lega tenan, La. Salam dari kami bertiga di Mandalay.
thank the great lord .. alhamdulillah lala juga baik2, temen2 ku juga ada beberap di jogja, kampus ugm.ku disana jg kena imbas .. nasib2 .. tp ini mungkin pelajaran agar kita lebih baik kedepan. amiin
semoga cepat pulih seperti sedia kala!
hi lala….. hehehehehhee
udah mulai normal lagi ya semuaa
alhamdulillah… mbak lala ga’ apa², aq juga selamat dr musibah ini, begitu juga istriku & kandungannya
tapi aq masih trauma neh klo ada getaran ato suara benda jatuh :-p
@ganjar: wah syukur deh mas Ganjar jg gpp, jg istrinya
hehehe moga2 cepet sembuh traumanya
Dunno how I end up reading your site but neverless very intresting and nice to hear and see different cultures, only thing is that i didnt understand bahasa text but thats undersatandable as im English…..keep up the good work………….see ya!!!
mm..sendu deh bacanya..
semoga sekarang semuanya baik2 saja.