Jogja Java Carnival 2009

Ah ternyata kangen juga menulis lagi di blog ini. Lama sekali nggak posting, sejak ngeblog bertahun-tahun lalu keknya kali ini paling lama nggak update blog. Ummh sebenernya bukan nggak nulis sih, banyak sekali tulisan tapi akhirnya nggak ke-publish, nyampah jadi draft doang di dashboard. Dan mungkin gara-gara Twitter juga, hasrat berbagi jadi lebih cepat dan gampang. Memakai aplikasi microblogging satu itu kita gak butuh waktu yang banyak untuk nulis, lha wong dibatasi hanya 140 karakter saja. Faktor yang lain, karena saya bercita-cita nulis sesuatu yang lebih bermutu dan yang lebih berguna buat orang lain. Ah tapi ternyata kebiasaan nulis itu nggak gampang diubah atau dibentuk. Jadi ya sudah lah, saya akan nulis semau sendiri lagi tanpa beban dan cita-cita yang muluk dulu, pelan-pelan saja.

Anyway, dua minggu yang lalu saya ulang tahun. Ya ya ulang tahun saya selalu istimewa, karena bertepatan dengan hari jadi kota Jogja jadinya suasana meriah dimana-mana selama kurang lebih seminggu, eh bahkan sepuluh hari. Perayaan hari jadi kota Jogja ke 253 ini ditutup tanggal 17 Oktober kemarin dengan karnaval berjudul “Jogja Java Carnival”.

Tentang “Jogja Java Carnival” ini sebenarnya tahun lalu juga sudah ada. Tapi jujur saja saya agak trauma (hahaha), bagaimana tidak selain jadwal yang molor sampai malam sekali, juga penonton yang bejubel tumplek blek di seputaran Malioboro tidak diantisipasi dengan baik oleh panitia. Saya ingat malam itu akhirnya hanya menonton sebentar karena terlalu capek menunggu dari sore lalu pulang dan menonton via layar kaca. Tahun ini rupanya penyelenggara belajar dari pengalaman, arah parade dibalik dari lapangan parkir Abu Bakar Ali ke arah alun-alun besar (keraton). Begitu jam menunjuk pukul 7 malam, sesuai jadwal karnaval segera bersiap untuk mulai. Saya lihat juga lebih banyak penjaga dan panitia yang turun ke jalan dibanding tahun lalu. Mereka segera membuka jalan yang penuh oleh manusia-manusia haus hiburan, dan juga manusia-manusia yang haus object foto :P Tak hanya penyelenggara, kami pun belajar dari pengalaman tahun lalu. Kita memilih untuk melihat di sekitar mall Malioboro saja yang dekat dengan garis start. Semakin dekat dengan garis start, semakin cepat melihatnya jadi nggak kelamaan menunggu. Saya cukup bisa menikmati gara-gara bisa naik tiang bendera, pegel sih tangannya harus bergelantungan di tiang tapi view-nya lumayanlah. Hahaha jangan bayangkan bergelantungan kayak monyet lho, masih bisa kelihatan anggun kok … dikit. Ini 3 dari sedikit foto dari kamera ponsel saya, jadi harap maklum ya kualitasnya gak terlalu bagus.

Untuk foto-foto dengan kualitas yang lebih baik ada di set Flickr ini.

Kira-kira sejam kemudian semua peserta karnaval sudah lewat semua di depan kami. Strategi kami untuk menonton dekat garis start rupanya tepat juga. Tapi masalah muncul ketika sejam berikutnya ketika kita selesai makan, sedikit mereview karnavalnya, melihat-lihat hasil foto, lalu keluar mall. Ternyata di ujung jalan lain karnaval belum selesai. Kaget juga sih kita, meskipun sudah memikirkan pastinya tiap rombongan akan mempertunjukkan aksi seni di depan tribun VIP, tapi ya nggak memperkirakan bakal selama itu. Jadilah kami berdesak-desakan mencari jalan keluar Malioboro. Tak terbayangkan deh! Motor dari segala arah tak mau kalah tak segan meraungkan motor dan membunyikan klakson,  pejalan kaki juga berdempet-dempetan ingin cepat keluar, seperti jebakan tikus saja maju salah mundur salah. Wuih baru sekali itu merasa dalam situasi yang chaos begitu lho. Well trauma tak cukup terobati jadi agak kapok juga, tahun depan mungkin lihat dari televisi sajalah ya.. hehe itu juga kalau ada karnaval begini lagi.

Buat saya sendiri ulang tahun kali ini sama saja seperti ulang tahun sebelum-sebelumnya, tak terlalu excited kalau kita sudah puluhan kali merayakannya bukan? Meski saya melewatkan hari itu tanpa acara makan-makan, bukan berarti saya tak bersyukur. Bersyukur sekali telah dianugerahi segala kesehatan dan juga segala kemampuan serta cinta dan kasih sayang dari orang-orang di sekeliling. Semoga tahun depan segalanya akan lebih baik, untukku dan juga kota Jogjakarta. Dirgahayu!

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>