Jagad X Code, what a hilarious movie

Sudah nonton film ini? Jagad X Code, jangan salah baca ya, awalnya saya sempat melafalnya jadi jagad ex kod dan berpikir bahwa ini film bergenre horror atau thriller yang sekarang mulai nongol satu dua di Indonesia. Pokoknya film serem.

Tapi begitu baca pemainnya ternyata Ringgo, jadi mikir dong sejak kapan Ringgo main film horror. Ringgo kan nggak ada tampang serem atau setidaknya tak punya sejarah main di film horor, selalu komedi.. ya kan? Bener kan? Bener donk. Ternyata oh ternyata Jagad X Code dibacanya Jagad Kali Code, waaa langsung deh pingin banget nonton. Bukan apa-apa Kali Code (Sungai Code) adalah salah satu sungai yang terkenal di Jogja dan karena saya tinggal di Jogja keinginan menonton itu awalnya lebih disebabkan karena sentimen pribadi saja.

Kali Code, sungai yang membelah kota Jogja menjadi dua bagian ini memang unik dan memiliki nilai historis. Kehidupan sekitarnya berakar di Kali ini tumbuh berdaun, berbunga, dan berbuah menjadi peradaban komunitas tersendiri. Saya pertama kali datang ke daerah Kali Code waktu masih kuliah (entah tahun berapa yah), untuk melakukan bakti sosial. Ya ya orang-orang yang tinggal di bantaran Kali Code ini awalnya adalah orang-orang miskin, tersisih, terpinggirkan ya denger-denger sih begitulah. Jadi singkatnya pemukiman di Kali Code ini kemudian menjadi perhatian beberapa pihak termasuk YB Mangunwijaya, salah satu penulis favoritku yang menulis Roro Mendut di postingan yang lalu itu, yang kemudian membangun Kampung Code ini jadi lebih nyaman untuk ditinggali.

Ah cukuplah tentang Kali Code. I am sure we can get detail information about Kali Code somewhere. Sekarang tentang filmnya. Overall I like it, this movie is so hilarious, saya nggak berhenti ketawa sepanjang durasi film. Dan nggak tanggung-tanggung sih ketawanya habis se-studio juga ngakak ya wes dilepasin aja ngakaknya.

Untuk orang-orang yang berpikir bahwa di Jogja kehidupan lebih lunak daripada di Jakarta atau kota besar lain, ummh ya mungkin benar, tapi tetep saja di Jogja juga punya dark side. Jogja nggak melulu keraton, orang-orang ningrat, atau tata krama ketat yang mengikat. Kali Code contohnya. Di film ini diceritakan orang-orang di pemukiman miskin Kali Code harus bisa bertahan hidup, hingga dengan cara yang tidak jujur. Jagad (Ringgo) contohnya, seorang cowok lugu yang sebenarnya baik hati. Demi cita-citanya membelikan sang ibu sebuah mesin cuci, dia mau saja disuruh mencopet sebuah flashdisk (yang berisi data penting) dari tangan seorang wanita.

Ceritanya memuncak ketika Jagad dan teman-temannya (Jagad tak seorang diri mencopet) bertemu dengan cewek kaya tapi sehari-hari biasa mencuri, seorang klepto. Yah singkatnya kedua pihak ini tanpa sengaja malah saling memberi pencerahan tentang kesalahan masing-masing. Diantara cerita itu banyak sekali adegan yang membuat ketawa. Misalnya bahwa Jagad dan teman-temannya menyangka parfum dengan tulisan Ladies, adalah flasdisk dengan merk Ladies. Atau ketika Jagad dan teman-temannya “meminjam” handphone seorang pengunjung restoran (diperankan oleh Desta) di Malioboro. Atau sekelumit adegan penggambaran kehidupan di Kali Code, bagaimana orang-orang di kampung Code bersama-sama menggunakan kamar mandi, tempat mencuci baju, dan anak-anak yang bermain di kali.

Hiburan yang menyenangkan. Ya bagi orang-orang yang tahu seluk beluk kota Jogja mungkin akan sedikit protes dengan adegan kejar-kejaran yang agak mengganggu, lokasinya maksudnya. Misalnya awalnya kejar-kejaran di daerah mana, tahu-tahu udah sampai di daerah lain yang jelas-jelas jauh. Heheheh ya ya itukan hanya masalah teknis aja.

Anyway filmnya sementara ini masih diputar di Jogja, dan beberapa kota lain… kalo anda ingin tertawa akhir minggu ini, saya rekomendasikan film satu ini. Have a great week end.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

3 Responses to “Jagad X Code, what a hilarious movie”

  1. veta says:

    CMIIW, ringgo pernah main sekuel pocong bareng revalina :D

  2. Lala says:

    oowh gitu toh sungguh tak kukira… maafkan kesimpulanku yg terlalu naif itu heheh makasih infonya ya Veta…

  3. dafhy says:

    jadi penasaran nich
    mbak lala gimana kabare? dah lama gak nongol

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>